Berdoa Bagi Keamanan Dunia Tanpa Perang

Jepang memperingati 65 tahun sejak bom menghancurkan Hiroshima dan the World Council of Churches (WCC) memperbaruinya dengan mengganti peringatan tersebut sebagai peringatan dunia tanpa senjata nuklir. Rev. Dr. Olav Fykse Tveit, sekretaris umum dari WCC meminta agar pemerintah menemukan penyelesaian baru untuk melindungi kelangsungan hidup manusia.

Dia mengatakan bahwa ‘rasa sakit’ yang disebabkan oleh ‘trauma yang berulang’ dan ‘tidak alami’ atas kematian ratusan ribu orang setelah bom dilancarkan. Dr. Tveit memperingatkan bahwa senjata nuklir masih sering mengancam sampai saat ini.

Jepang merupakan negara satu-satunya yang pernah diserang dengan senjata atom pada tanggal 6 Agustus 1945 di Hiroshima dan tiga hari kemudian Nagasaki juga diserang. Lebih dari 200.000 orang yang meninggal saat kejadian tersebut. Dihadiri oleh lebih dari 70 negara, termasuk duta negara Amerika untuk Jepang John Roos, duta negara pertama yang menghadiri upacara seperti ini.

“Bersama-sama, kita dalam perjalanan dari membumihanguskan menjadi berdamai, sebuah dunia yang bebas dari senjata yang menghancurkan,” kata Ban Ki Moon, sekretaris umum UN, seperti yang ditulis CNN. WCC dan anggota gereja-gereja meminta Amerika dan Rusia mengesahkan persetujuan mengenai pengontrolan keamanan yang baru dan bersepakat dalam kebijakan NATO mengenai nuklir.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s