Tips Mencintai Pekerjaan Anda

Ini adalah sebuah fakta yang serius: penelitian menunjukkan hampir 70 persen dari mereka yang memiliki pekerjaan tidak menyukai bahkan sangat membenci pekerjaan mereka. Tentu saja hasil penelitian ini sangat mengecewakan, karena itu berarti banyak orang yang tidak memiliki tujuan karir lebih lanjut. Menghindari hari kerja adalah penyakit umum yang melanda jutaan rumah. Kebencian mereka pada pekerjaan menyebabkan rendahnya produktivitas yang secara negatif mempengaruhi perekonomian dan yang paling buruk dari itu adalah secara pribadi menjadi penyebab dari ketegangan yang terjadi dalam hubungan.

Apa yang bisa menjadi obat dari epidemi ini? Jawabannya ada di sini. Berdasarkan tulisan dari seorang konsultan karir dan penulis The Dark Before Dawn: 70 Secrets to Self-discovery, Theresa Castro, ada lima langkah proses yang dapat mengubah karir seseorang menjadi lebih baik. Kelima langkah tersebut adalah:

1. Menemukan fakta-fakta. Anda harus bertanya pada diri Anda sendiri, “Bagaimana saya bisa memiliki pekerjaan ini?” Biasanya, seseorang berakhir pada sebuah pekerjaan yang tidak mereka sukai karena mereka tergiur akan bayarannya yang lebih baik atau mungkin orangtua mereka mendorong mereka untuk mengejar pekerjaan yang memiliki ‘keamanan’ secara finansial seperti akuntan, tenaga medis, hukum, tekhnik atau penegak hukum. Dalam kasus yang lain, seseorang memutuskan untuk mengikuti profesi yang sama dengan orangtua mereka.

2. Memahami apa yang membuat Anda bertahan dengan pekerjaan Anda saat ini. Anda perlu berpikir kenapa Anda mempertahankan pekerjaan yang tidak Anda sukai atau Anda benci. Beberapa orang berkata mereka melakukannya karena memiliki hutang yang banyak atau juga untuk mepertahankan gaya hidup, sementara yang lain mengatakan mereka hanya ingin mempertahankan pendapatan mereka yang stabil.

3. Melepaskan potensi. Tanyakan pada diri Anda, “Jika saya hanya memiliki satu tahun untuk hidup dan saya bisa mendapatkan pekerjaan apapun yang saya mau, pekerjaan apa yang akan saya lakukan?” Jawaban dari pertanyaan ini bisa sangat luar biasa dan seringkali, kita sebenarnya sudah tahu jawaban dari pertanyaan ini. Tapi, kita cenderung mengabaikan gairah tersembunyi dan mimpi-mimpi kita karena kita membatasi diri kita sendiri. Kita berpikir hal-hal seperti, “Saya tidak akan mendapatkan penghasilan yang layak” atau “Butuh waktu sangat panjang bagiku untuk memulai karir yang baru atau untuk memulai bisnisku sendiri.”

4. Update resume Anda dan bandingkan dengan keahlian yang Anda miliki saat ini. Buanglah resume lama Anda lalu buatlah daftar semua keahlian dan bakat yang telah Anda temukan dan Anda miliki dalam beberapa tahun belakangan ini. Lalu, buatlah inventarisasi sumber daya dan ketrampilan yang harus Anda miliki untuk menjalani karir impian Anda. Dengan kedua hal ini di tangan Anda, bandingkanlah keduanya dan buatlah daftar akhir apa yang Anda butuhkan untuk mencapainya.

5. Melakukan tindakan atas apa yang Anda rencanakan. Ambil daftar dari langkah ke-4 dan kembangkanlah rencana tindakan apa yang akan Anda lakukan untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan. Rincilah sasaran besar menjadi sasaran-sasaran yang lebih kecil dan tetapkanlah deadline pada diri Anda sendiri. Sadarilah bahwa seseorang hanya membutuhkan satu jam setiap hari untuk komit melakukan apa yang mereka rencanakan. Satu jam ini akan memberikan kekuatan kepada Anda untuk mempertahankan pekerjaan yang Anda benci sambil Anda bekerja untuk mencapai karir yang Anda cintai.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s