Mengenali Potensi Belajarlah Dari Berkebun

Dalam sebuah benih, terdapat potensi hadirnya sebuah hutan. Sama seperti sebuah bangsa lahir dari seorang pria bernama Abraham. Demikianlah besarnya sebuah potensi dalam diri satu orang saja.

Banyak orang begitu bersemangat untuk menggali potensinya dan ingin mengembangkannya. Namun satu minggu, dua minggu, masuki satu bulan dan bulan selanjutnya, orang tersebut tidak bisa bersabar dan bertekun hingga akhirnya menyerah.

Untuk mencapai kesuksesan Anda perlu menemukan dan memaksimalkan potensi Anda. Ilustrasi benih adalah gambaran yang paling mendekati tentang hal ini. Benih yang ditanam di tanah perlu ditunggu selama beberapa waktu hingga tumbuh tunas. Kemudian, setelah itu tanaman tersebut perlu di pupuk dan dijaga dari hama serta rumput liar. Petani belum dapat melihat potensi sesungguhnya dari tanaman tersebut, hingga tanaman itu menghasilkan buah.

Demikian dengan manusia, dia perlu mengenali potensinya, mengasahnya dan menghasilkan buah yang bisa dirasakan oleh orang-orang disekelilingnya. Berikut ini adalah beberapa kunci yang akan membawa Anda untuk membuka pintu-pintu menuju kemaksimalan Anda :

Memelihara potensi Anda

Seorang tukang kebun tahu bahwa rumput liar bertumbuh lebih cepat daripada sayuran. Untuk itu, jika ia tidak ke kebun selama beberapa hari saja maka tanamannya akan dikelilingi oleh rumput liar sehingga menghambat pertumbuhan tanamannya atau bahkan membunuh tunas tanaman yang masih lemah tersebut.

Demikian juga dengan hidup Anda, jika Anda tidak menjaga potensi Anda dari pengaruh dan kebiasan buruk maka potensi dalam diri Anda akan mati dan terkubur. Untuk itu, Anda perlu menjaganya dengan cara mencari pergaulan yang positif, membersihkan diri dari perkara-perkara yang menghambat dan bertanggung jawab penuh atas hidup Anda.

Melindungi potensi Anda

Sama seperti sebuah kebun kerap menghadapi serangan hama, tikus dan penyakit, demikian juga iblis ingin membunuh potensi dalam diri manusia sehingga tidak bisa menggenapi rencana Tuhan dalam hidupnya.

Anda tidak akan pernah melihat potensi Anda yang sepenuhnya muncul jika Anda tidak menjaga diri Anda dari hal-hal yang akan menghancurkan potensi Anda.

Membagikan potensi Anda

Berkebun adalah kerja tim. Jika Anda melihat petani menanam, menjaga dan memelihara tanamannya sendiri, namun sebenarnya ada lebah yang membantu penyerbukan, matahari yang membantu pertumbuhan dan hujan yang membasahi tanah yang akan membuat tanaman tersebut bertumbuh.

Demikian juga cara mengembangkan potensi Anda. Single fighter bukanlah jawabannya. Anda butuh banyak orang untuk membantu Anda. Anda butuh seorang mentor, Anda butuh seorang teman yang akan mengkoreksi Anda. Potensi Anda bukan hanya demi keuntungan Anda semata, namun bagi keuntungan banyak orang disekeliling Anda. Jika Anda memberi banyak kepada orang lain, maka percayalah potensi dalam diri Anda sedang dilipatgandakan.

Batasan tanggung jawab

Sebuah potensi membawa Anda pada sebuah tanggung jawab. Kuasa tanpa tanggung jawab adalah sesuatu yang tidak efektif. Mengembangkan potensi Anda, harus dimengerti bahwa Anda harus menggunakannya untuk mentaati hukum-hukum Tuhan dan memuliakan nama-Nya di muka bumi ini. Tanpa mengerti hal ini, maka semua potensi Anda akan berpusat pada keegoisan yang membuat Anda tidak sampai kemanapun.

Source : Jawaban.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s