Akhir Jaman dan Nabi Palsu

Saya erap kali mendengar akhir jaman dan lagi lagi akhir jaman. Mungkin orang yang suka mengumbar tentang akhir jaman adalah layak diberi gelar “NABI PALSU” karena dia bisa tahu apa yang sebenarnya dia tidak tahu. Kadang gerah juga ketika seseorang mengatakn ini tahun A, ini tahun bla….saatnya kita bla…
Tapi lebih gerah lagi jika seseorang menyebut kata kata akhir jaman. Kenapa begitu? Karena :
MaRkuS
13:32 Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.”
13:33 “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.
Ayat ini :
MaRkuS
13:29 Demikian juga, jika kamu lihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu
Tentu saja diucapkan pada saat Yesus Kristus masih ada didunia.
Sudah hampir lebih dari 2.000 tahun yang lau…kenapa baru sekarang ribut tentang akhir jaman?
Mendapat wahyu darimanakah?
Dari Hongkong? Dari Singapura, atau dari Paris?
Sudah diambang pintu…lalu sekarang panik dengan akhir jaman?
Tak ada seorangpun yang tahu….tak seorangpun…apakah dengan firman Tersebut lalu ada yang mengatakan mendapat penglihatan?
Sekali lagi penglihatan dari mana??? Dari Hongkong???
Kenapa Yesus berkata sudah diambang pintu?
Karena Dia ingin kita selalu berjaga jaga. Dengan berjaga jaga, kita akan selalu mempersiapkan itu dalam kehidupan kita. Bukan hanya tahun ini. Bukan nanti tahun 2012, atau tahun 2020. Tapi setiap saat selagi kita bernafas.
Bukankah Yesus juga mengatakan akan datang seperti pencuri???
Wahyu 16
16:15 “Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.”
Dan juga akan perumpamaan ini…..
MaRkuS
13:34 Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga.
13:35 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta,
13:36 supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur.
13:37 Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!”
Sudahlah,..akhiri saja bicara tentang akhir jaman, walau mereka tidak menyebutkan waktunya kapan….tapi mereka cenderung memaksakan hikmatnya…apalagi dibumbui mendapat penglihatan.
Tapi alangkah baiknya jika mengatakan, lakukan yang baik dan berbuatlah yang benar, karena upahmu besar di surga, dan kamu bisa menjadi anak anak Allah yang memuliakan Bapanya, serta tidak memalukan Bapanya mempunyai anak anak seperti …..*maaf* KITA.
Persiapkanlah dirimu, bukan karena akhir jaman, karena disaat kamu memilih Yesus Kristus sebagai (T)uhan dan juruslamatmu, hidupmu sudah bukan milikmu lagi, tapi milik DIA sepenuhnya.
Dan pembahasan tentang ‘NABI PALSU’ dan orang yang punya iman walau sebesar biji sesawi dapat memindahkan gunung.
Menurut saya, nabi palsu itu seperti ajaran ajaran sesat yang menyesatkan. Yang mengatakan kiamat tahunsegini, atau kiamat tahun segitu. Yang mengatakan saya adalah utusan (T)uhan.Tapi apakah salah jika orang beriman disebut sebagai Nabi Palsu?
Apakah pengertian nabi palsu itu sesungguhnya?
Matius 7
7:15 “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Matius 24
24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
Matius 24
24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
Kisah Para Rasul 13
13:6 Mereka mengelilingi seluruh pulau itu sampai ke Pafos. Di situ mereka bertemu dengan seorang Yahudi bernama Baryesus. Ia seorang tukang sihir dan nabi palsu.
Markus 13
13:22 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda dan mujizat-mujizat dengan maksud, sekiranya mungkin, menyesatkan orang-orang pilihan.
Lukas 6
6:26 Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu.”
I Yohanes 4
4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
I Yohanes 4
4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
Wahyu 16
16:13 Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak.
Wahyu 19
19:20 Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.
Wahyu 20
20:10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.
Semuanya hanya berupa peringatan, tanpa definisi yang jelas tentang pengertian apa yang disebut nabi palsu itu
Keluarga kata dalam Alkitab : nabi, kenabian
[KBBI]
na·bi n orang yg menjadi pilihan Allah untuk menerima wahyu-Nya: Muhammad saw. ialah — dan rasul terakhir;
ke·na·bi·an n sifat (hal) nabi; yg berkenaan dng nabi: mukjizat hanya diberikan Allah kpd nabi untuk menguatkan ~ dan kerasulannya
palsu
Keluarga kata dalam Alkitab : palsu, memalsu, memalsukan, pemalsu, pemalsuan, kepalsuan
[KBBI]
pal·su a 1 tidak tulen; tidak sah; lancung (tt ijazah, surat keterangan, uang, dsb); 2 tiruan (tt gigi, kunci, dsb); 3 gadungan (tt polisi, tentara, wartawan, dsb); 4 curang; tidak jujur (tt permainan dsb); 5 sumbang (tt suara dsb);
me·mal·su v membuat sesuatu yg palsu; melancungkan: ~ ijazah; ~ tanda tangan; ~ uang;
me·mal·su·kan v memalsu;
pe·mal·su n orang yg memalsu;
pe·mal·su·an n proses, cara, perbuatan memalsu;
~ ijazah upaya atau tindakan memalsukan ijazah dng meniru bentuk aslinya; ~ intelektual Huk pemalsuan isi surat atau tulisan; ~ sertifikat upaya atau tindakan memalsukan sertifikat dng membuat bentuk atau penandatanganan yg serupa dng aslinya; ~ susu proses memalsukan susu (msl dng membubuhkan air pd susu); ~ tanda tangan upaya atau tindakan memalsukan tanda tangan dng meniru bentuk tanda tangan yg dipalsukan; ~ uang upaya atau tindakan memalsukan mata uang dng mencetak uang yg mirip dng aslinya;
ke·pal·su·an n 1 perihal palsu; kelancungan; 2 cak kecurangan dsb
Jadi diambil kesimpulan nabi palsu adalah orang yang tidak dipilih Allah untuk menerima Wahyunya,tapi mengatakan bahwa ia menerima wahyu dari Allah secara langsung. Bukankah begitu?
Jadi selayaknya kita tahu siapa yang harus kita sebut sebagai nabi palsu dan siapa yang layak kita sebut sebagai orang yang patut dikasihani karena memaksakan hikmatnya sendiri menjadi hikmat yang datang dari Allah, atau hanya orang beriman yang benar benar dekat dengan Allah, atau orang beriman yang overpede???
Dari sinilah kita akan mulai bisa sedikit demi sedikit membedakannya, sehingga tidak dengan mudah mengecap seseorang sebagai ‘NABI PALSU’
Semoga menjadi berkat
Smile Blog 🙂
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s