TRUE WORSHIPPERS

TRUE WORSHIPPERS CAPTIVATED!

Sejarah
TW, demikian grup ini sering disingkat, dibentuk tahun 1996 oleh sekumpulan anak muda yang merasa terbeban untuk menjadi terang bagi anak muda dan memancarkan kasih Tuhan melalui kehidupan mereka, lengkap dengan talenta dan background gereja masing-masing.

Pada awal 1997, Tuhan mengirim sejumlah penyanyi dan pemain musik baru. Dengan komposisi baru ini diluncurkanlah sebuah album pujian dan penyembahan dengan judul “Penyembah yang Benar” sekaligus menandai debut mereka di blantika musik pop rohani. Pada saat itulah terrcetus nama True Worshippers.
Telah banyak album yang mereka keluarkan, seperti “Satu Hal yang Kurindu, “A True Celebration with the True Worshippers”, “04:23 TW”. “04:23 TW Konser Akustik”, TW #5”, “The Christmas Joy”, “Take Us Higher” (versi Indonesia), “Take Us Higher” (versi Inggris), “Shine Like Stars”, dan “Presence”.

Tahun 1999 True Worshippers berubah. Jadi TW kini bukan cuma menjadi sebuah band saja melainkan meningkat menjadi sebuah production house (PH). Namanya pun berubah menjadi True Worshippers Production. PH baru ini menaungi artis dan band seperti Giving My Best (GMB), Sidney Mohede, Sari Simorangkir, Nindy Ellesse, TW Kiddy, TW Youth dan tentu saja True Worshippers sendiri. Sampai sekarang True Worshippers Production sudah memproduksi 32 album dari 8 band maupun penyanyi solo.

Personil TW sendiri bukanlah orang-orang baru di dunia musik. Nama-nama seperti Ruth Sahanaya, Lita Zen, dan Nindy Ellese termasuk kelompok penyanyi senior di tanah air. Demikian juga dengan pemusik seperti Daniel Sigarlaki, Ucok Radjagukguk, dan Adi Prasodjo.

Kebetulan semua penyanyi TW berjemaat di JPCC (Jakarta Praise Community Church). TW Production sendiri sebenarnya tidak membatasi atau menutup diri untuk penyanyi lain yang tidak tergabung di JPCC. Di bawah TW ada sub company yang namanya Salt Production. Di Salt Production inilah TW membantu memproduseri artis-artis non TW atau non JPCC.

Visi dan Misi
Saat ini lagu-lagu TW semakin sering dinyanyikan di gereja-gereja. Dengan demikian tampaknya visi True Worshippers Production untuk memberkati bangsa melalui pujian dan penyembahan serta menjadikannya sebagai gaya hidup sekaligus membangun generasi penyembah-penyembah yang benar, yang menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran, kian menjadi nyata.

Captivated
Dibandingkan dengan awal berdiri dulu, terdapat sedikit perubahan dalam komposisi personil TW sekarang. Ada yang keluar, tapi ada juga personil baru yang masuk. Saat ini TW diawaki oleh Sidney Mohede, Sari Simorangkir, Ruth Sahanaya, Lita Zen, Alvi Radjagukguk, Jussar Badudu, Bella Prasetyo, Daniel Sigarlaki, Ucok Radjagukguk, Steve Tabalujan, Jeffry Hermanto, Arvid Gunardi, Amos Cahyadi dan Adi Prasodjo.

Dengan pertimbangan regenerasi, di konser mereka yang terakhir (Captivated) TW melibatkan additional singers seperti Ivan Mario, Sally Butarbutar, dan Fanny Chang. Judul album Captivated sendiri dipilih karena TW terinspirasi akan keindahan Tuhan yang menciptakan dunia ini, serta terpesona akan keindahan dan keagungan-Nya. “Setiap tahun gereja kita membuat semacam visi dan misi harus mengerjakan apa tahun ini. Dan setiap tahun juga saya dipercaya untuk memikirkan tema dari album TW maupun GMB. Kebetulan saya lagi suka-sukanya dengan kata ‘Captivated’ yang terdapat di album Delirious. Artinya keren banget, yaitu terpukau, terkagum akan kebaikan dan keindahan Tuhan. Waktu meeting dengan teman-teman, saya melemparkan ide bagaimana kalau tema tahun ini “Captivated’. Teman-teman setuju, jadilah tema kita tahun ini “Captivated”, ujar Sidney Mohede, worship leader yang selalu tampil gaul meski telah mempunyai dua anak ini.

Cara kerja TW sendiri, setelah mendapatkan tema, masing-masing personil kemudian diminta menulis lagu yang mengarah ke tema besar. Dengan demikian album TW akan selalu fresh, jadi bukan tinggal mengambil dari stok lagu yang sudah ada. “Di album kali ini sedikit unik, setelah teman-teman selesai menulis lagu, baru saya yang terakhir menulis lagu tema “Captivated”, ujar Sidney lagi.

Menurut Jussar Badudu, vokalis sekaligus Youth Pastor dari Oxygen (youth-nya JPCC), aktivitas terkini TW masih terfokus ke post production, seperti dubbing dll. “Mudah-mudahan Oktober akhir atau November awal kita udah bisa rilis album. Desember kita udah sibuk Natal. Jadi mungkin awal tahun depan kita baru mikirin promo”, tambahnya. (ISH)

Captivated by God
Bagian hidup mana yang paling membuatmu ter-captivated oleh Tuhan?

Sidney
Nggak bisa dipilih bagian per bagian ya. Saya merasa kalo seluruh hidupku itu nunjukin kalo Tuhan tuh baik banget. Mulai dari keluarga, pelayanan, bahkan sampai semua yang aku kerjakan sekarang membuat aku terpukau dan tercengang akan kuasa Tuhan.

Sari
Saya merasa setiap saat dalam hidup saya, saya melihat tangan Tuhan begitu luar biasa mengangkat dan menyertai saya, sehingga saya sendiri melihat bahwa walaupun dengan usaha saya sendiri dan dengan keberadaan saya sekarang, walau Tuhan memberikan saya talenta tapi jika bukan karena “God favor” saya ga akan bisa sampai di titik saya berada sekaang ini, jadi benar-benar dari pertama saya bertobat sampai sekarang ini terutama di TW sejak tahun 2000, Tuhan benar-benar membukakan kesempatan yang lebih luas lagi untuk melayani Tuhan.

Alvi
Saya selalu ingat ayat firman Tuhan dari Roma 8:28 bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Jadi ceritanya, waktu masih di Australia saya lagi menginjili teman. Lagi asyik menginjil, saya tidak tahu kalo mobil saya dibongkar orang. Kebetulan saya menaruh keyboard di bagian belakang mobil karena memang awalnya saya terjun ke pelayanan sebagai pemain keyboard. Harga keyboardnya sendiri waktu itu sekitar 25 juta. Saya nggak tahu harus berbuat apa, saya cuma bisa berdoa dan memberkati orang yang mengambil keyboard itu. Singkat cerita, beberapa waktu kemudian keyboard itu ditemukan dan orang yang saya layani itu menerima Tuhan. Belakangan baru saya tahu kalo dia akhirnya memutuskan menerima Tuhan setelah melihat saya justru memberkati orang yang telah merugikan saya. Mungkin dia berpikir, kalo bukan karena Tuhan mustahil ada orang bisa bersyukur dan malah memberkati orang yang telah merugikan kita. Senang aja, keyboard kembali, jiwapun dapat.

Jussar
Sama seperti Sidney. Saya melihat kehidupan saya ibarat sebuah proses yang tidak bisa dibandingkan bagian per bagian. Tuhan memanggil saya lewat talenta yang Tuhan kasih kepada saya di bidang musik sekaligus menjawab kerinduan saya untuk bisa melayani anak muda. Nah saat menjalani proses itu saya sering dibuat terkagum-kagum dan terkaget-kaget oleh kebesaran kuasa Tuhan.

Secara pribadi, apa yang kamu pahami tentang makna “True Worshippers” itu sendiri?

Jussar
Menyembah dalam roh dan kebenaran sebenarnya bukan terbatas berbicara tentang atmosfir musik saja tetapi jauh lebih luas dari itu berbicara tentang gaya hidup anak Tuhan. Apakah kita benar-benar sudah melibatkan roh kita untuk memuji Tuhan, selain tubuh dan jiwa kita. Apakah kita sudah menjadikan roh (Kudus) sebagai penguasa atas hidup kita. Jika sudah, pertanyaan selanjutnya adalah apakah kita telah hidup di dalam kebenaran, dalam pengertian kita benar-benar menjadi pelaku firman yang hidup. Kalo keduanya sudah dilakukan, saat itulah kita benar-benar menjadi True Worshippers yang sejati.

Sari
TW buat saya adalah keluarga dan bagian dari hidup saya juga, satu tempat dimana saya merasa kita satu sama lain bisa saling mengasah, bukan semata-mata karena kita satu grup maka harus ga ada perbedaan, tapi dari perbedaan itu kita bisa menjadi manusia yang lebih baik.

Alvi
Basically, intinya sama dengan yang Jussar katakan tadi. Ada sedikit konotasi yang salah kalo kita mengatakan diri kita True Worshippers bukan berarti yang lain nggak true. Itu lebih merujuk kepada sebuah gaya hidup yang coba kita bagikan kepada orang lain bahwasanya gaya hidup yang Tuhan inginkan itu adalah hidup dipimpin Roh dan menjadi pelaku dari firman itu sendiri.

Sidney
Kebanyakan orang mengkonotasikan penyembahan atau worshipper sebagai musik. Padahal penyembah yang benar sebenarnya nggak ada hubungannya sama musik. Itu lebih merujuk kepada gaya hidup kita sehari-hari.

JESUS is..

Sidney
Jesus is my superhero! Jesus is my Lord.

Sari
Jesus is the best for me and of course Jesus is my heart.

Alvi
Jesus is my best friend.

Jussar
Jesus is my Savior.

Selain Tuhan, siapa lagi yang menjadi ‘hero’ dalam hidupmu?

Sidney
Hero buat saya sebenarnya orang-orang di sekeliling saya ini. Selain itu, gembala saya Ps. Jeffrey dan Ps. Jose juga merupakan heroes buat saya. Keluarga saya, istri saya juga merupakan hero buat saya. Kalo tokoh komik, saya suka Batman. Dia orang biasa, bukan dari planet luar, nggak pernah terkena bahan radioaktif sampai bisa jadi kuat. Tapi dia pake otak dan ototnya untuk mengalahkan penjahat.

Sari
Ada beberapa orang yang Tuhan taruh dalam hati saya, salah satunya kedua orang tua saya. Mereka sangat survive, dari pertama kali mereka bertobat sampai sekarang banyak proses yang mereka alami, jadi dari banyak proses yang Tuhan beri mereka ga menyerah dan bisa menjalaninya dengan baik malah bisa naik ke levelnya dari yang dulu sampai sekarang. Dan saya sebagai anak, saya melihat contoh teladan yang mereka lakukan, mereka menjalani rumah tangga yang baik, doa yang kuat dan itu menjadi berkat buat saya.
Dan tentunya gembala-gembala saya, gembala-gembala saya itu orangnya sangat terbuka dan dapat menerima kita apa adanya, dan mereka tidak menghakimi tapi dapat memberikan support kepada saya untuk saya bisa lebih “hidup” dalam jalan dan rencana Tuhan.
Tentunya hero-hero saya juga, ceile jadi banyak kan kayak award. Suami dan anak-anak saya, karena tanpa mereka saya ga mungkin bisa ngejalanin jadwal saya yang begitu padat dengan sukacita tanpa mereka, jadi mereka malaikat-malaikat saya. HALELUYA.

Jussar
Kalo buat saya sih keluarga. Saya sangat diberkati oleh keluarga besar saya. Saya kebetulan 9 bersaudara. Bahagia aja, punya keluarga yang rukun dan bisa berkumpul akrab. Istri dan anak saya juga merupakan hero dan tentu saja kedua mentor rohani saya, Ps. Jeffrey dan Ps. Jose. Mereka memberi kontribusi yang signifikan bagi saya secara rohani.

Alvi
Kalo bisa diurut, yang pertama adalah my mother. She is a strongwoman, wonderwoman. Kemudian kakak-kakak rohani saya yang membuat saya kenal Tuhan. Terus kedua gembalan yang Tuhan kirimkan kepada saya, Ps. Jeffrey dan Ps. Jose yang membawa kerohanian saya naik lebih tinggi lagi dan bersinar lebih terang. Juga teman-teman di kantor, saya banyak dibentuk di sini. Dan pastinya, my girlfriend.

Menurut Jussar, Sidney itu orangnya gimana sih?
Kebetulan selama dua tahun terakhir ini kita berdua dipercaya menggembalakan Youth Church dan membuat kita lebih mengenal karakter satu sama lain. Dalam konteks penggembalaan, memang sering terjadi benturan pendapat atau pandangan. Tapi di situlah kita berdua jadi tahu kekuatan dan kelemahan masing-masing dan tentunya saling mengcover.

Menurut Sari Uthe orangnya gimana?
Uthe itu… dia juga salah satu hero sih. Saya banyak belajar dari Uthe, walaupun Tuhan mengangkat dia sedemikian rupa eh kehidupan dia dimana dia bisa menjadi diva itu saya tau bukan karena itunya dia tapi karena dia mau rendah hati, dia sangat jujur dan orangnya terbuka. Uthe yang saya tau tuh orangnya ga pernah boong, jadi benar-benar saya melihat bahwa Uthe tuh apa adanya, dia ga munafik jadi kalo marah yah marah, lagi seneng yah seneng. Jadi saya ngeliat dari pertama sampai Tuhan angkat dia di titik sekarang dia berada dimana dia udah ngetop, dia ga berubah sama sekali.

Kalo menurut Sidney, Alvi itu orangnya gimana?
Alvi itu orang yang konsisten. Konsisten dalam kehidupan sehari-hari dan juga dalam pelayanan. Dari kita bertiga, orang yang paling tidak konsisten, sering naik-turun, itu aku. Bahkan saat melewati masa-masa sukar, aku melihat Alvi itu tetap fokus sama Tuhan. Kalo bisa dibilang sebuah kekurangan, sampai saat ini kami masih menunggu kapan Alvi berani membuat gebrakan, mengundang kami-kami ini ke hari berbahagia itu, hahaha… (pernikahan maksudnya). Alvi juga orang yang punya banyak teman, dan semuanya respek sama dia.

Terakhir, gimana nih Jussar kalo menurut Alvi?
Jussar is a simple guy, orangnya simpel. Kalo saya orangnya sensitif, Jussar tuh orangnya nggak macam-macam. Justru karena kesederhanaannya itu dia bisa merasa secure dengan dirinya sendiri. Sebenarnya sih dia orangnya ‘dalam’, tapi dia cuma ‘dalam’ ke orang-orang tertentu. Nggak kayak saya, bisa cepat dengan dengan orang, mungkin itulah kejelekan saya. Dia juga orangnya stabil. Kalo saya dan Sidney orangnya moody, Jussar itu lebih stabil. Faktor usia kali ya, udah uzur, hahaha… Dia juga orang yang bersedia mengambil tanggung jawab lebih. Itu bisa terlihat dari tanggung jawabnya menggembalakan Youth Church.

Apa lagu favoritmui di album Captivated?

Jussar
Lagu ‘Captivated’ saya suka, juga lagu “Holy, Holy God Almighty”.
Saya diberkati melalui lirik dan juga nadanya.

Sari
Banyak yah bingung kalo disuruh pilih satu doang, yang paling aku suka seh ada lagu baru yang ditulis sama anak TW Youth yang namanya Andre itu judulnya Aleluia, yang tadi di gereja dinyanyiin. Kalo denger lagu itu, kayaknya ada yang ngobrak-ngabrik hati saya jadi bukan hanya sekedar nangis tapi saya merasa kayak dibawa lebih dekat sama Tuhan, jadi lagu itu “touchy” banget.

Alvi
“Kaulah Segalanya”. Saya juga diberkati lewat nada dan kata-katanya. Setiap kali menyanyikan lagu itu saya selalu teringat bahwa dalam hidup ini kalo bergantung kepada manusia kita bisa kecewa.

Sidney
Saya suka “Captivated”. Menurut saya itu lagu yang dahsyat. Menurutku lagu yang bagus adalah perpaduan antara musik dan lirik yang bagus.

Bible is..
Sidney
Buat saya Alkitab adalah manual book. Setiap kali kita beli barang pasti dikasih buku panduan. Untuk hidup ini, Alkitab merupakan buku panduan kita. Di dalamnya terdapat janji-janji Tuhan yang sangat berguna buat kita. Kalo ayat paling merhema itu Roma 12:1. Melalui ayat ini saya belajar bahwa persembahan yang paling sejati itu adalah hidup kita, tubuh kita.

Sari
Alkitab tuh benar-benar bacaan yang menghibur, tapi bukan bacaan biasa tapi bener-bener alkitab tuh sumber inspirasi. Karena alkitab juga jadi bagian hidup saya, karena sebagian talenta-talenta saya pun dimana saya bisa menulis lagu, sebagian besar memang sumbernya dari alkitab. Jadi buat saya alkitab itu satu buku yang kekal yang ga bisa diganti oleh buku apapun juga.

Jussar
Di dalam Alkitab ada banyak kisah sejarah. Bukan sembarang sejarah, tapi sejarah yang kita bisa belajar darinya. Di dalamnya juga terdapat perkataan dari Tuhan sendiri yang mendasari segala kehidupan. Suka atau tidak suka, kita tidak dapat hidup tanpa perkataan firman Tuhan. Ayat yang paling saya suka tuh Roma 8:28, Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Ayat ini sering banget memberkati saya dan saya sering pake ayat ini saat konseling.

Alvi
Alkitab adalah buku yang selalu relevan dan kontekstual.

4 pemikiran pada “TRUE WORSHIPPERS

  1. Superior effort! This is certainly the amount of info that are meant to end up being distributed around the internet.

    Waste on the seek engines for now not ranking this particular article higher!
    Come on over and consult with my online site . Cheers =)

  2. menurut gue sih pujian yang gue bilang pantes di acungi jempol waktu para Rasul dimasukkan penjara lalu mereka MEMUJI (kira2 lagu apa yahhh?)…ada ga yah zaman skrg yang bisa kaya gtu sampai2 rantai yg membelenggu mrk terputus…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s